Skip to main content

Hi Hello!

Hi guys,

It's my new blog. Previously it's here, but because of my own stupidity, i can't access it anymore so i decide to open this new blog. Hm.. i think that's all. Enjoy my entries :))

love you guys!

Comments

Popular posts from this blog

Kopi, Kereta, dan Kota: Keliling Hiroshima dari Cafe Hipster ke Suburb Adem

Sebelumnya, izinkan gue berterima kasih ke Pemerintah Jepang yang udah serius menangani isu overtourism di Tokyo, Osaka, dan Kyoto lewat promo tiket domestik untuk turis mancanegara. Jujur, ini program yang super efektif—setidaknya buat kami, AA Project (alias gue dan Icha). Bayangin, dengan harga tiket Jakarta–Tokyo PP, kami dapat bonus tiket pesawat Tokyo–Fukuoka dan Hiroshima–Tokyo. Kalau beli sendiri, totalnya bisa nyampe 4 juta rupiah. Buat kaum mendang-mending kayak kami? Untung banget! Dari promo ini, gue akhirnya ketemu cinta baru: Hiroshima . Nama yang akrab di telinga, tapi asing juga—karena dia nggak seterkenal Tokyo atau Kyoto yang berseliweran di linimasa medsos. Ke Hiroshima ini rasanya kayak jatuh cinta sama temen masa kecil: awalnya awkward , tapi pas ngobrol sedikit, langsung klik. Duh, ketawa banget sama analoginya. Waktu nyusun itinerary , agenda utama gue tuh cuma nyicip okonomiyaki Hiroshima , yang katanya lebih enak daripada versi Osaka. Tapi terny...

A Glimpse of Philippines

Hi all! Ketemu lagi sama gue. Lagi-lagi gue mau cerita panjang lebar tinggi tentang traveling. Kalau kalian expect gue akan ngelanjutin cerita tentang Siem Reap, sayang sekali gue harus bikin kalian kecewa karena gue akan membahas Filipina kali ini. Cerita Siem Reap-nya mungkin kapan-kapan ya.. 😀 Why Philippines? Sumpah tadinya sama sekali gak kepikiran mau ke Filipina, karena: 1. Tiketnya mahal (sumpah tiket pp kesana tuh lebih mahal daripada ke Hongkong) 2. Takut mati ditembak Duterte (salahin pemberitaan media soal sniper yg ngebunuhin pengedar narkoba) 3. Masih gak tau harus kemana kalo ke Filipina Nah, jadi kenapa tiba-tiba malah jadinya ke sana? Kadang gue emang suka labil aja sih, tapi kemudian ini lah 'alasan'nya memilih Filipina. 1. Ada tiket promo muahahahaha iya emang anaknya mure 2. Waktu travelingnya singkat jadi gak mungkin kalau keliling Indochina seperti rencana awal 3. Orang Filipina jago banget bahasa Inggris jadi kesempatan ngebolang...

Menantang Maut di Jalanan Bangkok

Negara ASEAN dan sepeda motor pada dasarnya adalah dua hal yang sulit dipisahkan. Makanya kalau traveling ke negara tetangga kayak Malaysia, Thailand, bahkan Vietnam sekalipun, pemandangan sepeda motor yang asal nyelip di jalanan jadi biasa aja karena sejujurnya kelakuan para pengendaranya emang mirip-mirip. Waktu ke Ho Chi Mihn di 2019 lalu, motor-motor ini juga salah satu yang paling meresahkan karena suka muncul tiba-tiba kalau kita mau nyebrang atau ya mereka simply ngaco aja nyetirnya. Fenomena sen kanan belok kiri juga ada banget. Belum lagi helm yang mereka pake kayaknya jauh banget dari standar keamanan bikin gue makin degdegan. Sayangnya sampai akhir trip kita juga nggak berhasil mengumpulkan keberanian buat naik ojek Vietnam, jadi ya udah kita foto candid aja sama abangnya. Abang Go-Viet <3 Lain Vietnam, lain Thailand. Dulu banget gue pernah denger senior di kampus ada yang bilang, kalau lo berhasil menaklukkan jalanan Bangkok, berarti lo akan bisa menaklukkan jalanan mana...